Gara gara xt, mwb, wapka, dokuwiki, dll jadi jarang ngeblog di blogger java s40 ini bah,
tong mai holan alani naing hatop tenar di dunia maya kwkwkwk
begitulah ceritanya,,,
Menu:
Bisnis , Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan akan merehabilitasi tiga juta hektare jaringan irigasi yang rusak. Perbaikan ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan jaringan irigasi. " Pada tahun 2016, telah berhasil direhabilitasi 286.000 hektare dan tahun ini ditargetkan 325.000 hektare," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Sabtu 11 Maret 2017. Baca Juga: Jaringan Irigasi Delta Brantas Akan Direhabilitasi Dalam lima tahun, Kementerian PUPR juga menargetkan pembangunan irigasi baru seluas 1 juta hektar, dimana tahun 2016 telah menambah 53.000 hektar. Pada 2017 ditargetkan irigasi baru selesai 79.000 hektar. Basuki mengatakan keberadaan jaringan irigasi yang handal menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya produktivitas usaha tani guna meningkatkan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Menurut Basuki, selama ini ketahanan ...
Nahum Situmorang, Komponis Besar dari Tanah Batak Copas dari tagar.id 14 February 2021 | 18:43 WIB Medan - Pada 14 Februari 1908 atau 113 tahun lalu, seorang komponis besar dari Tanah Batak lahir. Namanya Nahum Situmorang. Darinya tercipta karya-karya lagu yang sampai hari ini tetap hidup dan dinyanyikan banyak orang, bukan saja para penyanyi tetapi juga pengagumnya. Siapa yang tak mengenal lagu berjudul Anakhonhi do Hamoraon di Au, Pulo Samosir, O Tao Toba, Rura Silindung, dst. Lagu-lagu ini terus dinyanyikan terutama orang-orang Batak hingga hari ini. Karyanya memang abadi dan memiliki nilai estetika yang kuat, kaya metafora, dan menguasai filosofi serta nilai-nilai anutan masyarakat Batak. Salah seorang ahli waris komponis besar ini, Erwin Situmorang menyebut ada kurang lebih ada 140 karya gubahan Nahum Situmorang dalam kurun 30 tahun, sejak 1932-1962. Tahun 50-60-an adalah masa produktif pria kelahiran Sipirok, Tapanuli Selatan tersebut. Di fase itu Nahum Situmorang menc...
Dunia , Washington - Kapal Angkatan Laut Cina menangkap pesawat nirawak (drone) milik Angkatan Laut Amerika di Laut Cina Selatan. Pentagon, pusat Kementerian Pertahanan Amerika, menyatakan drone itu merupakan alat tes kondisi air. Kapten Angakatan Laut Amerika, Kapten Jeff Davis, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis, 15 Desember 2016. "Lokasinya di sekitar 50 Nautical Mile timur laut Subic Bay," kata dia seperti dilansir Washington Post, Sabtu, 17 Desember 2016. Subic Bay merupakan perairan internasional di Laut Cina Selatan. Pemeriksaan kondisi perairan dilakukan oleh USNS Bowditch, sebuah survey kapal oseanografik. Dua pesawat tidak berawak diterjunkan untuk mencari tahu informasi yang bisa membantu operasi AU Amerika. Namun sebuah kapal Cina mendekati area tersebut dan menjatuhkan bom. Satu pesawat tertangkap dan membawa drone itu.
Bowditch telah menghubungi pemerintah Cina meminta drone dikembalkan. "Kami ingin drone dikembalikan d...
Olo dora tutu i kwkwk
BalasHapuswww.alekmorang.cf
Mantap lae,,,
BalasHapus